Nafas adalah jembatan yang menghubungkan dunia fisik dengan dunia metafisik

Kamis, 25 Desember 2008

Ir. Agus Sumarto dan Ir. Drs. H. Agus Bugiakso

Bukan siapa siapa. Duduk sanak duduk kadang. Hanya kawan biasa yang sekedar saling tahu dan saling tegur sapa.
Beliau anak seorang polisi yang cukup populer dan disegani di wilayah Kecamatan Maospati dengan panggilan Pak Gito. Saya anak orang biasa, namanya Pak Soemadi, yang kebetulan juga cukup populer, tapi tidak disegani di Kec. Maospati. Cukup populer karena punya toko.
Beliau (Bang Boegie) selalu menggunakan bahasa tinggi (halus) dalam berkomunikasi dengan semua kalangan, demikian juga mas Usep, kakaknya. Kalau saya, pakai bahasa biasa alias ngoko.

Beliau capres/cawapres, saya rakyatnya
Beliau tahu musik, saya tahu musik.
Beliau song writer, saya juga.
Beliau suaranya bagus dan khas, saya tidak bagus dan tidak khas.
Beliau PD, saya pemalu.
Beliau no smoking at all, saya ever smoking.
Beliau sering berkumpul dengan zhorenk, saya lebih sering menyendiri.
Beliau bisa naik haji, saya tidak.
Beliau cerdas, saya tidak.

Selasa, 28 Oktober 2008

Setia Indonesia

Sebenarnya dan sejujurnya saya tak tahu, kenapa dalam situsnya bang Boegie menamakan Setia Indonesia. Juga apa yang akan dituju.
Tapi dalam situs itu, yang saya baca sepintas lalu berisi Janji Setia-nya kepada Indonesia.
Dan hari ini, hari Sumpah Pemuda, secara tak sengaja saya lihat bang Boegie (Ir. Drs. H. Agus Bugiakso) menepuk dadanya di layar kaca. Di stasiun TV Pemilu, yaitu TVONE. Jikalau memang benar apa yang dikatakan mbak Nung bahwa bang Boegie ingin jadi Presiden, saya do'akan semoga sukses saja. Hanya itu yang bisa aku ucapkan. Mau bantu apa juga, aku tak bisa apa-apa. Selamat berjuang kawan...........

Selamat Mendengarkan


Powered by iSOUND.COM